Jalin Silaturahmi, PMII UBL dan Darmajaya Gelar Futsal Bareng

Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga kesehatan selama masa pandemi Covid-19 yang masih belum usai, Tim Futsal PMII UBL kembali berinisiatif untuk melakukan pertandingan persahabatan futsal melawan PMII KOMISARIAT DARMA JAYA pada Kamis 08/10/2021 bertempat di Stadion Start

Sosialisasikan Kampus Sampai ke Pelosok Daerah, Ikam Lampura: untuk Kemajuan SDM di Lampur

Adakan sosialisasi kampus dan program kerja Seminar Beasiswa Tryout Nasional yang akan di adakan pada tangal 28 maret 2021 mendatang, ikatan keluarga mahasiswa Lampung Utara atau yang lebih dikenal Ikam Lampura kembali terjun ke sekolah-sekolah baik yang di perkotaan maupun penjuru dalam lampung utara.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 13 Januari 2021

Disuntik Vaksin COVID-19 Sinovac, Presiden Jokowi Sebut Semoga Indonesia Terbebas dari Pandemi

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima vaksin pertama Covid-19, Jokowi adalah orang pertama di Indonesia yang telah disuntik vaksin tersebut.

.

.

Pelaksanaan suntik vaksin yang pertama ini, dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Rabu, (13/1), pagi atau sekitar pukul 09.42 wib.

.

.

"Tekanan darah saya diukur, 130/67 mmHg. Normal. Lalu saya ditanya: pernah terkonfirmasi positif Covid-19, pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir, pernah mengidap penyakit jantung, atau penyakit lain seperti ginjal? Dan lain-lain. Semua saya jawab tidak." kata Presiden Joko Widodo.

.

.

Selanjutnya, proses pelaksanaan suntik vaksin pun dimulai, lengan baju kiri Presiden Jokowi naikan, dan vaksin pun disuntikan.

.

.

"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Pada pukul 9.42 wib pagi ini, saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksin Covid-19." Tutur Presiden.

.

.

Lanjut Presiden Jokowi, Vaksin Covid-19 inilah yang lama kita tunggu-tunggu dan baru hari ini, (13/1) pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 dimulai, setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan juga Majelis Ulama Indonesia menyatakan suci dan halal untuk digunakan.

.

.

"Saya berharap adanya vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar." harap Presiden Jokowi.

.

.

Setelah Presiden Jokowi disuntik vaksin Covid-19 sinovac,  kemudian dilanjutkan sejumlah pejabat tinggi dan tokoh juga disuntik vaksin. (Red)

Senin, 11 Januari 2021

Dosen Teknologi Kosmetik ITERA Buat Masker Kecantikan Organik

 


Di era milenial saat ini penggunaan masker kecantikan menjadi salah satu trend terutama bagi kalangan remaja. Hal tersebut mendorong salah satu dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Kecantikan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Tikarahayu Putri S.Pd, M.Si berinisiatif membuat produk masker organik sederhana dari bahan baku beras dan daun kelor (Moringa Oleifera). 
.
.
Tika menjelaskan, masker organik merupakan produk kecantikan pribadi yang dibuat dari bahan alami seperti beras, daun kelor, kunyit, temulawak, dan bahan lainnya. Penggunaan bahan dasar dari bahan alami tersebut menjadikan masker jenis ini hampir tidak menimbulkan efek samping, sehingga aman jika digunakan oleh remaja, bahkan oleh ibu hamil dan menyusui sekalipun dapat menggunakannya. Tika mengaku memilih beras sebagai bahan baku karena beras mudah untuk didapatkan serta mudah diolah menjadi masker. 
.
.
“Selain itu beras juga kaya akan manfaat untuk kesehatan kulit wajah. Salah satu kandungan zat yang terdapat dalam beras adalah asam ferulic dan allantoin yang dapat menjadi agen anti-inflamasi yang baik, serta dapat menenangkan kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari,” ujar Tika.
.
.
Hingga saat ini Tika telah memproduksi empat varian masker organik yaitu susu, arang aktif (charcoal), susu, dan coklat, serta telah dipasarkan melaui media sosial dan e-commerce. Masing-masing masker dihargai Rp5000/pcs, dan dapat pesan melalui akun @ukhtea.clo.
.
.
Tika menjelaskan manfaat varian masker organik buatannya untuk kulit wajah. Seperti masker coklat yang disebut bermanfaat sebagai sumber nutrisi dan antioksidan. Coklat memiliki kandungan senyawa antioksidan dan flavonoid dalam jumlah yang cukup tinggi serta mengandung banyak vitamin dan mineral sehingga coklat dapat melembapkan kulit, anti-aging, dan mencerahkan kulit.
.
.
Sementara masker daun kelor memiliki kandungan asam lemak yaitu asam oleat serta memiliki efek antimikroba. 
.
.
“Daun kelor ini sangat cocok dimanfaatkan untuk mengobati jerawat dan komedo. Selain itu daun kelor juga bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan menyamarkan noda hitam,” ujar Tika.
.
.
Sementara masker organik dengan kandungan susu dipercaya mampu mengurangi keriput pada wajah karena adanya kandungan enzim dan protein. Sehingga susu dapat melembabkan kulit, membersihkan kulit dari kotoran yang menempel, dan mencerahkan wajah. Arang aktif Charcoal berfungsi sebagai absorben dimana charcoal mampu mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori hingga timbulnya jerawat. Selain itu juga charcoal memiliki manfaat untuk mendetoksifikasi kulit, menyerap minyak berlebih, dan mengangkat sel kulit mati.
.
.
Tika menyebut, masker organik tersebut tahan sampai enam bulan setelah kemasan di buka Penggunaan masker ini juga tergolong mudah. Hanya mencampurkan bubuk masker dengan air, madu, atau air mawar.
.
.
Selanjutnya masker dapat digunakan ke seluruh wajah dan ditunggu 15-20 menit. Setelah masker mengering dan kulit terasa kencang, bilas wajah dengan menggunakan air bersih. 
.
.
Dosen Teknologi Kosmetik yang menjadi rekan kerja Tika, Annisaa Siti Zulaicha S.Pd, M.Si mengaku telah mencoba menggunakan masker tersebut. Annisaa menyampaikan bahwa penggunaan masker varian Moringa Oleifera ini menjadikan kulit terasa dingin, kenyal dan kencang serta tidak menimbulkan efek samping seperti gatal atau iritasi. (*).

Sebanyak 74 Kantong Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya SJ-182 Berhasil Dievakuasi



Sebanyak 74 kantong jenazah, dan potongan besar material pesawat sebanyak 24, serpihan kecil sebanyak 16 kantong sudah berhasil dikumpulkan oleh Tim SAR Gabungan tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 hingga malam ini, Senin (11/1/2021).

.

.

"Untuk body remains atau bagian tubuh korban seluruhnya sudah kami serahkan ke DVI, dan untuk material pesawat kami serahkan kepada KNKT," kata Kabasarnas Marskal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok. 

.

.

Tambahan signifikan temuan obyek pencarian itu diserahkan oleh Rigit Inflatable Boat (RIB) Basarnas sebanyak 28 kantong dan 1 kantong dari KRI Tjiptadi. Seluruh obyek pencarian tersebut merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan, baik dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, KPLP, KNKT, BMKG, dan seluruh Potensi SAR baik di permukaan maupun di dasar air. 

.

.

Adapun jumlah personil yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3818 orang. Untuk alat utama (alut) yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 Rigit Inflatable Boat (RIB), 3 helikopter, dan 33 ambulance. 

.

.

Sementara rencana operasi esok hari (Hari ke 4), Selasa (12/1/2021) masih sama, yaitu SAR Unit (SRU) Udara tetap melaksanakan searching di 3 sektor. "Seperti hari ini, SRU udara saat melaksanakan searching menemukan debris atau serpihan kecil badan pesawat di permukaan laut yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh SRU laut," jelasnya.

.

.

Sementara area permukaan dibagi dalam 6 sektor. Perluasan area pencarian tersebut diperlukan mengingat sebagian serpihan pesawat maupun bagian tubuh korban hanyut terbawa arus. 

.

.

Sementara SRU bawah laut, tetap melaksanakan penyelaman di area jatuhnya pesawat. 

.

.

Operasi SAR pada malam hari juga tetap dilaksanakan dengan mengerahkan kapal-kapal yang dilengkapi peralatan underwater seperti Side Scan Sonar, Multibeam Echosounder (MBES), Ping Locator, dan Remotely Operated Vehicle (ROV).

.

.

Jika menemukan obyek pencarian, maka akan diberikan marking (tanda) berupakan koordinat dan visual. Esok harinya, marking itu menjadi titik penyelaman tim gabungan penyelam untuk memastikan dan proses evakuasinya.

.

.

"Saya juga menginformasikan, untuk pencarian blackbox, Basarnas mendukung dan bekerja sama dengan KNKT masih melanjutkan pencariannya, dan malam ini kita melibatkan satu lagi KN Baruna Jaya dari BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi)," terangnya.

.

.

Kabasarnas juga menyampaikan bahwa tim SAR gabungan masih terus bekerja mencari obyek pencarian dengan kekuatan penuh. "Kami semua tetap semangat, tetap solid, dan tetap sinergi untuk mencari dan menemukan seluruh korban. Untuk itu, kami meminta doa dari seluruh masyarakat, agar operasi ini segera dapat kami selesaikan," pungkasnya.

.

.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB. 

.

.

Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang. (*)

Wamenkumham Edward: Menolak Vaksinasi COVID-19 Bisa Dipidana


Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Edward Hiariej menyatakan, masyarakat yang menolak vaksinasi Covid-19 dapat dijatuhi hukuman pidana paling lama 1 tahun penjara.

.

.

Mengutip kompas.com, Lanjut Edward mengatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari kewajiban seluruh warga negara untuk mewujudkan kesehatan masyarakat.

.

.

"Ketika pertanyaan apakah ada sanksi atau tidak, secara tegas saya mengatakan ada sanksi itu. Mengapa sanksi harus ada? Karena tadi dikatakan, ini merupakan suatu kewajiban," kata Edward dalam webinar yang disiarkan akun YouTube PB IDI, Sabtu (9/1/2021).

.

.

Guru besar hukum pidana Universitas Gadjah Mada itu sebut, ketentuan pidana bagi penolak vaksinasi diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

.

.

Pasal 93 UU menyatakan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan/atau menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat bisa dipidana dengan penjara paling lama satu tahun dan/atau denda maksimal Rp 100 juta.

.

.

Sementara itu, pada pasal 9 UU yang sama, disebutkan bahwa setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

.

.

"Jadi ketika kita menyatakan bahwa vaksin ini adalah suatu kewajiban maka secara mutatis mutandis jika ada warga negara yang tidak mau divaksin maka bisa dikenakan sanksi, bisa berupa denda, bisa berupa penjara, bisa juga kedua-duanya," ujar Edward.

.

.

Edward mengatakan, sanksi serupa juga berlaku bagi perbuatan lain yang tidak sesuai kekarantinaan kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.

.

.

Akan tetapi, Edward menegaskan, sanksi pidana tersebut bersifat sebagai pilihan terakhir ketika sarana hukum lainnya tidak berfungsi.

.

.

Menurutnya, jika masyarakat sudah memahami pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi kesehatan, upaya paksa dengan menjatuhkan sanksi pidana tidak perlu lagi dilaksanakan.

.

.

"Sedapat mungkin sanksi itu adalah jalan terakhir. Apa yang harus diutamakan, bersifat persuasif dan lebih diutamakan lagi adalah sosialisasi dari teman-teman tenaga kesehatan," kata Edward.

.

.

Ia juga mengatakan, dalam Pasal 69 UU 31 Tahun 1999 tentang HAM, dinyatakan pula bahwa setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain, dalam hal ini hak atas kesehatan dengan mengikuti vaksinasi Covid-19.

.

.

"Kita hidup dalam masyarakat, di samping ada hak, ada kewajiban. Jadi vaksinasi merupakan kewajiban ini dalam rangka menghormati hak orang lain untuk mendapatkan pemenuhan kesehatan yang layak," kata Edward.

.

.

Vaksinasi Covid-19 rencananya dimulai pada pekan ini di mana Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang divaksinasi.

.

.

Kendati demikian, pelaksanaan vaksinasi masih menunggu izin penggunaan darurat atau emergency use authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. (*)

Minggu, 10 Januari 2021

Presiden Joko Widodo: Indonesia Gunakan Vaksin COVID-19 yang Teruji, Terbukti Aman dan Halal


Presiden Joko Widodo tegaskan bahwa Vaksin COVID-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara GRATIS telah dinyatakan suci dan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, vaksin juga terlebih dahulu melalui proses uji untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
.
.
“Saya tegaskan bahwa vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia adalah vaksin yang telah diuji melalui penelitian di berbagai negara, terbukti aman, dan nantinya mendapat rekomendasi BPOM, serta dinyatakan halal oleh MUI,”Kata Presiden Jokowi, Minggu, (10/1).
.
.
Presiden Jokowi menjelaskan, pihaknya akan segera memulai program vaksinasi setelah memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam hal ini, pemerintah mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga keselamatan masyarakat penerima vaksin.
.
.
Saat ini Indonesia telah memiliki tiga juta dosis vaksin siap pakai yang sebagiannya telah terdistribusi ke daerah-daerah. Pada tahap awal pelaksanaan vaksinasi, pemerintah memprioritaskan kurang lebih 1,6 juta tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
.
.
Jumlah dosis vaksin yang akan dimiliki Indonesia juga akan semakin meningkat. Rencananya, akan ada pengiriman vaksin dari sejumlah sumber seperti Sinovac, Novavax, AstraZeneca, BioNTech-Pfizer, hingga COVAX/GAVI setiap bulannya hingga akhir tahun.
.
.
“Hingga awal tahun depan, insyaallah akan tiba sebanyak 426 juta dosis vaksin. Insyaallah ini sudah cukup untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal karena jumlah penduduk yang harus divaksin untuk mencapai kekebalan komunal adalah sebanyak kurang lebih 182 juta,” imbuhnya.
.
.
Presiden berharap agar program vaksinasi tersebut dapat berjalan dengan efektif dalam kurun waktu 15 bulan atau bahkan diupayakan agar selesai lebih cepat.
.
.
Bersamaan dengan itu, pemerintah juga akan tetap melanjutkan program perlindungan sosial bagi masyarakat kecil terdampak pandemi. Bantuan akan diberikan di antaranya melalui Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan, Bansos Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Desa, diskon listrik, hingga pemberian insentif bagi dunia usaha.
.
.
“Semua ini kita lakukan agar kita bisa melindungi masyarakat bawah dari dampak krisis kesehatan dan krisis ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (*)

Dua Sinyal Black Box Sriwijaya Air Terpantau, Panglima TNI Marsekal Hadi: "Mudah"an Bisa Segera Diangkat"


Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ - 182, pada hari Minggu, (10/1).
.
.
Setelah melakukan pencarian berjam-jam akhirnya, terdapat sinyal yang diduga kuat sinyal black box atau kotak hitam dari Pesawat Sriwijaya Air tersebut.
.
.
"Terbukti ada dua sinyal yang dikeluarkan dua black box itu, sudah kita dapat" Kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers, Minggu, (10/1/2021).
.
.
Lanjut kata Marsekal Hadi, dalam waktu yang tidak terlalu lama, ia menyebutkan black box tersebut segera ditemukan dan diangkat.
.
.
"Bisa kita angkat, sehingga bisa mengetahui kecelakaan pesawat tersebut"Tutur Dia.
.
.
Sambungnya, "Mudah-mudahan, berkat doa seluruh Rakyat Indonesia, rencana pengangkatan potongan-potongan pesawat yang diperkirakan berada di kedalaman 23 meter bisa segera di angkat". (Red).

Tim Sar Gabungan Dari Denjaka Temukan Serpihan Pesawat Yang Diduga Milik Pesawat Sriwijaya


Tim Sar Gabungan dari DENJAKA temukan serpihan pesawat yang diduga milik pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak.
.
.
Penemuan serpihan pesawat itu, diketahui ditemukan oleh Dispen Kormar (Kepulauan Seribu), Pasukan Khusus Korps Marinir TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka).
.
.
Tim Sar gabungan menemukan serpihan pesawat yang diduga milik Sriwijaya Air diantara pulau Laki dan Pulau Lacang Perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1).
.
.
Mereka menemukan, tepat pukul 09.30 Wib, penemuan serpihan pesawat Sriwijaya Air dengan rute penerbangan Jakarta Pontianak yang hilang kontak pada hari Sabtu tanggal 09 Januari 2021 tersebut berupa Plat besi berukuran panjang kurang lebih 3 meter di kedalaman 16 meter.
.
.
Penemuan Serpihan pesawat Sriwijaya Air tersebut langsung disaksikan oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han), Asop Dankormar Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Asop Danpasmar 1 Kolonel Danuri dan Koorsmin Dankormar Letkol Marinir Bambang.
.
.
Serpihan tersebut rencana akan diserahkan dan dikumpulkan di Pelabuhan JITC Jakarta Utara.(*).

Presiden Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Untuk Capai Kekebalan Komunitas















Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 yang segera dilaksanakan Pemerintah sebagai upaya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

“Kita  harapkan nantinya 70 persen penduduk Indonesia itu divaksin untuk mencapai yang namanya kekebalan komunal, yang namanya herd immunity,” ujarnya saat  memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada pelaku usaha mikro dan kecil, Jumat (08/01/2021), di Halaman Depan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.


Disampaikan Presiden, vaksinasi adalah salah satu cara agar dapat keluar dari pandemi yang terjadi saat ini. Oleh karena itu Pemerintah akan segera melaksanakan program vaksinasi tersebut.


“Vaksinasinya kapan? Kalau ada yang bertanya seperti itu saya jawab, minggu depan. Harinya apa? Saya jawab menunggu yang namanya izin penggunaan darurat dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” ujarnya.


Selain izin dari BPOM, imbuhnya, akan dikeluarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai kehalalan vaksin tersebut.


“Kita harapkan izin penggunaan darurat itu segera bisa dikeluarkan oleh BPOM sehingga nanti yang pertama kali disuntik (adalah) saya,” tegas Presiden.


Kepala Negara menyebutkan, untuk mencapai kekebalan komunitas, vaksinasi akan dilakukan pada 182 juta penduduk Indonesia dan masing-masing penduduk mendapatkan dua kali suntikan.


“Berarti 364 juta kita harus suntik. Kita berharap selesainya tidak lebih dari setahun,” harapnya.


Lebih lanjut Presiden menegaskan, selain vaksinasi, disiplin protokol kesehatan juga mutlak diperlukan dalam menangani pandemi.


“Ini tolong disampaikan kepada keluarga, tetangga, teman agar disiplin terhadap protokol kesehatan; pakai masker, cuci tangan sehabis kegiatan, jaga jarak. Jangan masuk ke tempat-tempat yang kerumunannya padat,” tegasnya. (*)

Inilah Edaran Satgas COVID-19 tentang Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Pada 9-25 Januari 2021

Inilah Edaran Satgas COVID-19 tentang Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Pada 9-25 Januari 2021

Sabtu, 09 Januari 2021

MUI Tetapkan Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

Sumber: Covid19.go.id

MUI Tetapkan Vaksin COVID-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci